Pola Pikir Tetap atau Bertumbuh?
Pola pikir atau lebih dikenal dengan kata mindset adalah cara seseorang memandang diri sendiri, kehidupan, tantangan, dan masa depan. Mindset memengaruhi bagaimana seseorang bertindak, mengambil keputusan, menghadapi masalah, bahkan menentukan apakah seseorang mau belajar hal baru atau memilih menyerah.
Bagi Oma Opa, mindset sangat penting karena pola pikir dapat menentukan apakah masa lanjut usia dijalani dengan penuh semangat, rasa syukur, dan produktivitas, atau justru dipenuhi rasa takut, malas mencoba, dan merasa sudah tidak berguna lagi.
Usia memang bertambah, tetapi cara berpikir tetap bisa berkembang
Jenis-Jenis Pola Pikir
1. Pola Pikir Tetap (Fixed Mindset)
Fixed mindset adalah pola pikir yang percaya bahwa kemampuan seseorang tidak bisa berubah lagi.
Orang dengan fixed mindset biasanya berpikir:
- “Saya memang sudah begini dari dulu.”
- “Sudah tua, tidak mungkin bisa belajar.”
- “Memori saya sudah jelek.”
- “Ah, teknologi itu bukan untuk orang seusia saya.”
Dalam bahasa sederhana, fixed mindset berarti: “Saya tidak bisa berkembang lagi.”
Contoh yang sering terjadi pada oma opa:
- Tidak mau belajar menggunakan handphone karena merasa terlalu tua.
- Takut mencoba usaha kecil karena berpikir pasti gagal.
- Menolak olahraga ringan karena merasa badan sudah pasti lemah.
- Tidak mau ikut kegiatan sosial karena merasa dirinya sudah tidak penting.
- Mudah berkata:
“Dulu mah beda, sekarang saya sudah tidak mampu.”
2. Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset)
Growth mindset adalah pola pikir yang percaya bahwa manusia tetap bisa belajar, berkembang, dan berubah menjadi lebih baik di usia berapa pun.
Dalam bahasa sederhana: “Saya masih bisa belajar dan bertumbuh.”
Oma Opa dengan growth mindset memahami bahwa:
- belajar tidak mengenal usia,
- kegagalan adalah proses,
- tubuh memang menua, tetapi semangat dan pikiran tetap bisa diasah.
Contoh yang sering terjadi pada Oma Opa:
- Mau belajar memakai WhatsApp atau video call agar bisa dekat dengan cucu
- Mulai ikut senam lansia demi kesehatan
- Belajar memasak, berkebun, atau berjualan online kecil-kecilan
- Bergabung dalam komunitas agar tetap aktif bersosialisasiTetap membaca, mendengar radio, atau mengikuti kegiatan rohani untuk menambah wawasan
Mereka berkata:
“Saya memang tidak muda lagi, tapi saya masih bisa belajar.”
Nah Oma Opa lebih sering berpikirnya yang mana, yang merasa sudah tidak bisa belajar lagi atau yang masih mau belajar?